Sejarah dan Asal-Usul Desa Lapa Taman

Desa Lapa Taman merupakan tempat hari-hari terakhir pangeran Joko Tole. Setelah peperangan dengan kerajaan bali hingga menyebabkan pangeran Joko Tole sakit. Pangeran Joko Tole dilarikan dan dirawat didesa ini, ia juga mendirikan  keratonnya disini. Terdapat beberapa bukti mengenai keberadaan pangeran Joko Tole pada saat itu yang sampai sekarang masih ada dan dijadikan sebegai ikon dan tempat bersejarah bagi desa Lapa Taman. Salah satu bukti mengenai keberadaan pangeran Joko Tole adalah Taman Pemandingan yang sampai sekarang masih ada. Diceritakan, dulu air yang ada di taman pemandian tersebut selalu meluber dan menjadi sumber mata air utama bagi warga desa Lapa Taman. Akan tetapi setelah berjalannya waktu dan banyak masyarakat melakukan pengeboran untuk usaha udang, taman pemandian ini tidak lagi meluber dan tidak pula sebagai sumber utama air bagi warga desa Lapa Taman.
Menurut cerita warga, tidak ada cerita pasti mengenai penamaan desa Lapa Taman. Akan tetapi suburnya pohon kelapalah yang menyebabkan desa ini dinamakan desa Lapa Taman. Desa Lapa Taman, terdiri dari dua kata yakni Lapa dan Taman. Lapa berarti kelapa dan taman berarti kolam yang keberadaanya sampai saat ini masih bisa kita temui. Jika dikaitkan dengan pembentukan desa Lapa secara umum yakni desa Lapa Laok , Lapa daya dan Lapa Taman konon katanya nama ini diberikan oleh pangeran Joko Tole. Singkat cerita ketika pangeran Joko Tole berziarah ke Asta Totale  yang berlokasi di Desa Lapa Daya, saat itu ada salah satu pengawalnya tidak kebagian bekal makanan, dan pada saat itu pula masyarakat memberikan kelapa kepada pangeran Joko Tole untuk salah satu pengawalnya yang tidak kebagian bekal. Dari situlah penamaan Lapa berawal yang diberkuat juga dengan banyaknya pohon kelapa yang tumbuh subur di daerah Lapa. Khususnya Desa Lapa Taman yang sampai saat ini dijadikan sentra perkebunan kelapa di kecamatan Dungkek.

Setelah beberapa tahun, daerah Lapa akhirnya dibagi menjadi beberapa desa yang salah satunya terdapat pula desa Lapa Taman. Pemilihan Lapa Taman sebenarnya tak lain karena didesa ini terdapat situs sejarah peninggalan pangeran Arya Kuda Panole  atau pangeran Joko Tole yang juga Raja Sumenep Ke-13. Taman tersebut tepatnya berada di Dusun Bakong kurang lebih 500 M dari jalan utama desa.

Comments

Popular posts from this blog

Cemara Udang dan Bonsai