Pengembangan Potensi Desa

Penngoptimalisasian Potensi Desa
Jika potensi dari alam sudah dimiliki oleh Desa Lapa Taman maka perlu dikembangkan lebih lanjut. Melalui pengembangan potensi desa diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dari segi ekonomi ataupun IPTEK. Pengembangn potensi desa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menambah inovasi – inovasi potensi yang ada di Desa Lapa Taman. Pengembangan potensi desa dikemas dalam suatu program kerja.program kerja yang dilakukan berdasarkan apa yang sudah diamati tentang potensi yang ada di desa ini. Serangkaian inovasi dibutuhkan oleh para petani bonsai cemara udang agar meningkatkan penjualan dan tetap bertahan ditengah kekreatifan para petani lainnya.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melakukan stek pada tanaman bonsai. stek dilakukan ntuk menambah bentuk dan keindahan bonsai. petani bonsai berinovasi sendiri dan mengasah kekreatifan. Bagi sebagian petani cara stek ini jarang diketahui, mereka masih mengandalkan hasil asli dari tanman cemara udang. Mereka yang belum mengetahui hanya memangkas daun dan juga dahan – dahannya namun tidak melakukan stek.
Kegiatan – kegiatan pengoptimalisasian yang utama yaitu pembuatan cookies. Cookies kelapa dibuat berbeda yaitu melalui inovasi rasa. Rasa di dapatkan dari tanaman yang banyak dijumpai di Lapa Taman yaitu kelapa. Melimpahnya buah kelapa di desa ini tidak dimanfaatkan secara maksimal. Masyarakat cenderung tidak berfikir panjang, “jika kelapa laku dijual langsung kenapa harus diolah, bukan olahan yang ingin di dapatkan namun uang”. Pola pikir pendek masih dirasakan di desa ini, maka untuk itu perlu dikembangkan dan dioptimalisasikan.
Cookies kelapa menjadi inovasi baru yang harus dikembangkan oleh masyarakat sekitar. Pengolahan kelapa agar bisa bertahan lama dan mampu diterima dipasaran. Bahan-bahan cookies kelapa cukup mudah didapat yaitu kelapa sangrai, mentega, gula pasir, tepung terigu, kuning telur, vanili, baking powder dan garam. Pembuatannya pun mudah seperti membuat kue kering pada umumnya, yaitu dengan cara mentega dan gula pasir dikocok hingga pucat kemudian tambahkan kuning telur kocok kembali. Selanjutnya tambahkan tepung terigu, kelapa sangrai, baking powder, vanili, dan garam aduk kembali. Setelah itu cetak adonan diloyang dan beri choco chip sebagai pemanis diatasnya. Lalu oven sekitar 30-45 menit. Karena itulah cookies kelapa memiliki daya tahan sampai 3 bulan lamanya.

Cookies Kelapa
Selain dijadikan cookies kelapa, buah yang biasanya hanya dijadikan es ini juga diolah sebagai fruit leather. Fruit leather sebuah makan hasil dari olahan buah kelapa muda dan siwalan muda. Bahn fruit leather sangat mudah dijumpai di Desa Lapa Taman yaitu kelapa muda. Siwalan muda dan gula. Fruit leather tidak menggunakan air. Air didapatkan dari kelapa mudan dan siwalan yang diblender. Proses pembuatannya juga tidak terlalu rumit. Blender kelapa dan siwalan hingga halus, panaskan dan kemudian tambahkan gula. Setelah matang, dinginkan adonan. Siapkan loyang, olesi sedikit mentaga lalu tuang adonan kelapa muda dan siwalan kedalam loyang  dan ratakan hingga tipis, oven hingga matang. Terakhir potong memanjang dan gulung fruit leather. Simpan ditempat yang sejuk agar lebih nikmat ketika dimakan.


Fruit Leather

Dari segi potensi sumber daya manusia, Desa Lapa Taman memiliki warga yang ramah dan sangat antusias terhadap sebuah kegiatan. Perkembangan IPTEK mampu merubah pola pikir masyarakat untuk menerima hal – hal baru terutama teknologi. Pelatihan corel draw mengajarkan perkembangan teknologi kepada para pemuda dan juga masyarakat lainnya. Pelatihan corel draw dilakukan setiap minggunya. Pelatihan ini mengajarkan tentang pembuatan banner, logo, stempel, dan juga design produk untuk cookies kelapa. Meskipun peminat dalm pelatihan ini sedikit namun antusiasme mereka sangat luar biasa.  Para warga yang mengikuti pelatihan corel draw diharapkan bisa membranding atau membuat kemasan untuk cookies kelapa dan juga berwirausaha dibidang percetakan ataupun dampak terkecilnya yaitu paham tentang pembuatan banner dan produk kemasan cookies kelapa. Hasil yang di dapatkan dalam pelatihan corel draw adalah sebuah design. Setiap minggu terus terjadi peningkatan para warga, yang sebelumnya sama sekali tidak tahu sampai bisa membuat design untuk kemasan cookies kelapa. Pengetahuan yang sudah diterima oleh para warga yang mengikuti pelatihan ini juga diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan selanjutnya. 

Comments

Popular posts from this blog

Cemara Udang dan Bonsai

Sejarah dan Asal-Usul Desa Lapa Taman